Articles by "Linux"

Showing posts with label Linux. Show all posts

Kali Linux Dual Boot dengan Windows


Menginstall Kali Linux didalam instalasi Windows bisa sangat berguna. Namun, Anda perlu berhati-hati selama proses setup. Pertama, pastikan Anda telah melakukan backup data penting pada instalasi Windows Anda. Karena Anda akan memodifikasi hardisk Anda, Anda akan menyimpan backup ini pada media eksternal. Setelah Anda selesai backup, kami sarankan Anda membaca dengan teliti Kali Linux Hard Disk Install, yang menjelaskan prosedur normal untuk dasar installasi Kali Linux.

Dalam contoh, kita akan menginstal Kali Linux didalam instalasi Windows 7, yang saat ini menggunakan 100% dari ruang disk di komputer kita. Kita akan mulai dengan mengubah ukuran partisi Windows kita saat ini untuk menempati sedikit space dan kemudian lanjutkan untuk menginstal Kali Linux di partisi kosong yang baru dibuat.

Persiapan Installasi

  1. Download Kali Linux.
  2. Burn ISO Kali Linux ke DVD atau copy Kali Linux Live ke USB.
  3. Pastikan komputer Anda sudah diatur untuk boot dari CD / USB di BIOS.

Prosedur Installasi Dual Boot

  1. Untuk memulai instalasi, boot dengan media instalasi yang Anda pilih. Anda akan disambut dengan layar Kali Boot. Pilih Live, dan Anda akan di boot ke dalam desktop default Kali Linux.
  2. Sekarang jalankan program gparted. Kita akan menggunakan gparted untuk mengecilkan partisi Windows yang ada untuk memberikan space yang cukup untuk menginstal Kali Linux.
  3. yang cukup (minimal 8GB) untuk instalasi Kali Linux. space partisi Windows Anda dan sisakan Resize, dan Windows sebenarnya diinstal di / dev/sda2. System RecoveryPilih partisi Windows Anda. Tergantung pada sistem Anda, biasanya akan menjadi kedua, partisi yang lebih besar. Dalam contoh, ada dua partisi; yang pertama adalah partisi

  4. .reboot dan gpartedSetelah Anda merubah ukuran partisi Windows Anda, pastikan Anda “Apply All Operations” pada hard disk. Keluar dari program

Prosedur Installasi Kali Linux

1 . Prosedur instalasi dari poin ini dan seterusnya mirip dengan Kali Linux Hard Disk install, hingga poin partisi, dimana Anda perlu memilih “Guided – use the largest continuous free space” yang Anda buat sebelumnya dengan gparted.

2 . Setelah instalasi selesai, reboot. Anda akan diperlihatkan dengan menu boot GRUB, yang akan memungkinkan Anda untuk boot ke Kali Linux atau Windows

Setelah Installasi

Sekarang Anda telah selesai menginstal Kali Linux, saatnya untuk melakukan kustomisasi sistem anda. Kali General Use adalah bagian dari situs kami yang memiliki informasi lebih lanjut dan Anda juga dapat menemukan tips tentang cara untuk memaksimalkan Kali Linux di Forum pengguna Kali Linux.

        Setelah sebelumnya sobat membuat USB Bootable Linux dengan menggunakan rufus, kali ini sobat akan saya ajak bagaimana cara menginstallnya baik di virtual box maupun di laptop/PC yang sebenarnya. Cara installasinya pun cukup mudah dan hampir sama dengan cara menginstall Windows. Tapi, tentu lebih cepat dan sobat bisa sambil memakainya atau sekedar mencobanya terlebih dulu dalam model Live CD. Baik tanpa panjang lebar langsung saja berikut tahapan-tahapan Cara Install Linux Mint

Berikut langkah-langkahnya:
1. Siapkan media installasi yang sudah kita buat baik berupa flashdisk yang sudah berisikan Installer Linux.
2. Pada menu BIOS pilih Boot device USB HDD/USB Drive
3. Setelah berhasil masuk kedalam media installasi layar akan menampilkan tampilan seperti ini dalam contoh menggunakan Linux Mint
— Pilih Start Linux Mint


— Pilih Install Linux Mint yang berlogo CD


— Pilih Bahasa, Gunakan saja English agar terbiasa kemudian klik Continue 


— Akan muncul kelengkapan keperluan installasi Linux Mint seperti, Harddisk minimal 9GB keatas, terhubung ke arus listrik, dan opsional terhubung ke internet. Setelah mendapati tampilan tersebut kembali klik Continue


 — Jika laptop/PC sobat masih baru dan belum ada data, bisa gunakan otomatis dengan pilihan pertama “Erase disk and install Linux Mint” atau jika sobat ingin DUAL BOOT dengan Windows atau ingin kostumisasi kapasitas harddisk yang dibutuhkan maka admin sarankan pilih”Something else” kemudian klik lagi Continue


— Pilih partisi kosong yang akan kita install Linux, admin asumsikan sobat sudah menyediakan kapasitas kosong untuk keperluan install Linux Mint. Kemudian pilih simbol plus “+” untuk mengolah menjadi beberapa partisi 


— Tambahkan 2Gb sebagai SWAP karena sangat direkomendasikan langsung dari Linux untuk membantu kebutuhan RAM. Konfigurasinya harap mengikuti contoh dibawah ini kemudian klik OK


— Setelah berhasil membuat partisi untuk RAM. Silakan sobat kembali untuk membuat partisi System Linux atau pada Windows kita mengenalnya dengan partisi Local Disk C. Konfigurasinya ikuti contoh seperti ini 


— Pada type for the new partition pilih Primary, Location pilih Begining of the space, Use as: Ext4 journaling file system dan terakhir Mount Point isikan slash “/” yang berarti sebagai direktori sistem milih Linux atau folder “root” istilahnya


— Setelah selesai membuat partisi sistem, Sobat bisa langsung klik Install Now!! 


— Muncul konfirmasi settingan bisa langsung klik Continue lagi


— Pilih wilayah untuk mengatur waktu berdasarkan GMT 


— Pilih struktur keyboard, langsung saja continue karena umumnya menggunakan tipe English (US) atau jika berbeda silakan atur dengan layout keyboard laptop/PC yang sobat punya.


— Bagian terakhir isi nama lengkap sobat, nama laptop/PC yang sobat pakai. Wajib isi username dan password sobat karena setiap kita akan menginstall aplikasi maka sobat akan ditanyakan password root nya karena itu bentuk kemanan yang Linux tawarkan. Jika sudah bisa langsung klik Continue 


— Tunggu proses installasi selesai sampai muncul konfirmasi melakukan restart atau lanjutkan untuk menggunakan linux dengan model live CD



— Proses installasi selesai. Sobat bisa langsung mencoba dengan merestart atau ingin melihat-lihat dulu pilih Continue 


Sekian tutorial Cara Install Linux Mint!!. Untuk distro linux lainnya turunan Debian seperti ubuntu dan lainnya hampir sama untuk proses installasinya.

        Setelah sekian lama blog ini jarang update artikel, nah di artikel ini saya akan menjelaskan dan berbagi tutorial singkat tentang cara konfigurasi dns server di linux debian 5.0.6 lenny via virtualbox. Apa itu DNS Server dan bagaimana cara membuatnya ? saya akan jelaskan secara singkat pengertian dns server dan cara kerjanya beserta cara konfigurasinya sampai pengujian di bawah ini dan selain itu disini saya juga akan share vidio tutorial konfigurasi dns server di linux debian.

Gambar Ilustrasi Cara Kerja DNS Server

Pengertian DNS Server

DNS atau Domain Name Service adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengelola penamaan suatu komputer, layanan ataupun sumber daya di jaringan yang disusun secara hirarki dan terdistribus.

DNS berfungsi untuk menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet. DNS Server juga membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail.

Cara Membuat / Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

Sebelum membuat atau konfigurasi dns server di linux debian, alangkah baiknya anda sudah menginstal linux berbasis text dan sudah bisa menjalankan atau mengoperasikan sistem operasi tersebut. Setelah itu mari kita simak tutorialnya berikut ini.

A. Instal OS Linux Debian [berbasis text]

B. Konfigurasi jaringan
Sebelum konfigurasi cek dulu apakah network di linux anda sudah di setting atau belum, jika belum perintah untuk mengeceknya adalah ketik ifconfig lalu enter. jika belum di setting, lakukan hal berikut.  
- Edit network interfaces dengan cara ketik perintah : nano /etc/network/interfaces
- Hapus dhcp diganti dengan static
- Lalu ketik perintah seperti gambar berikut


- Jika sudah save dengan cara : CTRL+X > Save > Enter
- Setelah itu restart network / os anda, ketik perintah : /etc/init.d/networking/restart atau reboot
- Cek apakah sudah terkonfigurasi dengan benar atau belum dengan cara, ketik : ifconfig



C. Instal Bind9
Bind9 merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat DNS Server, cara menginstallnya seperti berikut.
- Masukan CD / File ISO terlebih dahulu. [Device > CD/Drive > Cari file ISO nya]
- Ketik perintah : apt-get install bind9


- Pilih Y 
- Lakukan restart bind9 anda atau os linux anda, caranya seperti tadi : reboot

D. Konfigurasi DNS Server
Sebelum konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
  • named.conf.local
  • db.veri [db.local]
  • db.tkjb [db.local]
  • db.192
  • named.conf.options
  • resolv.conf
Setelah anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi / cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :

1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind


2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local  lalu isikan perintah seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah save Ctrl+X > Y > Enter


3. Copy db.local ke db.veri dan db.xitkjb serta db.127 ke db.192, dengan perintah


4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri 
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :


5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :


6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :


7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save


8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf 
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.


9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart


10. Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup [nama domain]



**Note :
  1. Anda bisa membuat 1 domain untuk dns saja, di tutorial ini saya membuatnya 2 domain. Cara membuatnya sama saja.
  2. File nama db.veri / db.xitkjb bisa anda ubah menjadi db.[nama_file] sesuka anda.
  3. Anda bisa menambahkan mail pada file db.veri, db.xitkjb, dan db.192.
  4. Jika saat anda merestart konfigurasi jaringan dan bind9 terjadi failed !!, coba cek kembali konfigurasinya.
  5. Pengujian bisa dilakukan dengan cara lain, seperti ping [ip domain] atau lainnya.

Nah itulah tutorial lengkap Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian 5.0.6 Lenny beserta vidio tutorialnya dari saya. Jika anda ingin mencopy atau repost artikel ini, Mohon cantumkan sumbernya. Hargai penulis dengan cara berkomentar di artikel ini, semoga bermanfaat.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.