Latest Post

Pertentangan - Pertentangan Sosial
Sumber: mssuoth.blogspot.com


Sebagai makhluk sosial, manusia tidak mungkin bisa hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari orang lain. Maka dari itu manusia saling membutuhkan satu sama lain agar dapat menjalani kehidupan ini menjadi lebih baik dan juga lebih stabil jika hidup bersama dengan manusia lainnya. Dengan begitu, manusia akan saling membantu sehingga akan membuat suatu ikatan yang dapat membuat manusia menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


Akan tetapi setiap hal tidak ada yang sempurna, dalam kerjasama antara manusia dengan manusia tidak selalu berjalan dengan baik dan tidak selalu terjadi seperti apa yang tidak diinginkan. Selain menciptakan suatu kerjasama, suatu ikatan dari setiap manusia akan selalu memiliki sebuah pertentangan sosial/konflik sosial.

Menurut Stoner dan Freeman, Pertentangan sosial/konflik sosial itu terbagi menjadi dua yaitu:
  • Pandangan tradisional. Pandangan tradisional menganggap bahwa konflik dapat dihindari. Hal ini disebabkan konflik dapat mengacaukan organisasi dan mencegah pencapaian tujuan yang optimal. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan yang optimal, konflik harus dihilangkan. Konflik biasanya disebabkan oleh kesalahan manajer dalam merancang dan memimpin organisasi. Dikarenakan kesalahan ini, manajer sebagai pihak manajemen bertugas meminimalisasikan konflik.
  • Pandangan modern. Konflik tidak dapat dihindari. Hal ini disebabkan banyak faktor, antara lain struktur organisasi, perbedaan tujuan, persepsi, nilai – nilai, dan sebagainya. Konflik dapat mengurangi kinerja organisasi dalam berbagai tingkatan. Jika terjadi konflik, manajer sebagai pihak manajemen bertugas mengelola konflik sehingga tercipta kinerja yang optimal untuk mencapai tujuan bersama.
Pertentangan sosial bisa disebabkan karena beberapa hal, antara lain yaitu:
  • Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
Setiap manusia adalah unik. Dengan keunikan inilah akan menciptakan perndirian yang berbeda antara satu dan yang lainnya. Perbedaan pendirian inilah yang bisa menjadi pertentangan sosial yang membuat setiap orang akan menjadi bertentangan. Misalnya, pada saat belajar setiap orang tidak semua bisa belajar dengan tenang tetapi ada juga yang bisa belajar saat orang lain berisik.
  • Perbedaan latar belakang kebudayaan
Perbedaan kebudayaan juga bisa memicu pertentangan. Biasanya karena masalah perbedaan budaya seseorang dapat menjadi berkelahi satu sama lain. Hal ini disebabkan karena terkadang setiap orang selalu menganggap bahwa kebudayaannyalah yang lebih baik dari orang lain sehingga akan menimbulkan suatu pertentangan sosial.
  • Perbedaan kepentingan antara kelompok dan individu
Biasanya, kepentingan suatu kelompok tidak selalu berbanding lurus dengan kepentingan setiap individu di dalam kelompoknya. Dan hal ini bisa menjadi pemicu yang membuat pertentangan di dalam kelompok menjadi terjadi karena disebabkan oleh individu yang memiliki kepentingan yang berbeda dengan kelompoknya.
  • Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
Perubahan nilai-nilai ini bisa menjadi sebuah pertentangan sosial. Yang dimaksud dengan perubahan nilai adalah suatu perubahan yang terjadi secara bertahap yang lama kelamaan dapat membuat suatu kebiasaan itu berubah. Tetapi, perubahan nilai secara mendadak dapat menimbulkan beberapa masalah sosial. Contohnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami sebuah proses industrialisasi yang mendadak akan menimbulkan sebuah konflik sosial sebab nilai-nilai tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat akan berubah menjadi nilai-nilai industri. Hal ini akan memicu pertentangan sosial di dalam masyarakat pedesaan.

Menurut Dahrendorf, konflik/pertentangan dibedakan menjadi 6 macam yaitu :

  • Konflik/pertentangan antara atau dalam peran sosial (intrapribadi), misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi (konflik peran (role))
  • Konflik/pertentangan antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
  • Konflik/pertentangan kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
  • Konflik/pertentangan antar satuan nasional (kampanye, perang saudara)
  • Konflik/pertentangan antar atau tidak antar agama
  • Konflik/pertentangan antar politik.
  • Konflik/pertentangan individu dengan kelompok.
Dan dengan terjadinya pertentangan akan mengakibatkan beberapa hal yaitu:
  • meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (ingroup) yang mengalami konflik dengan kelompok lain.
  • keretakan hubungan antar kelompok yang bertikai.
  • perubahan kepribadian pada individu, misalnya timbulnya rasa dendam, benci, saling curiga dll.
  • kerusakan harta benda dan hilangnya jiwa manusia.
  • dominasi bahkan penaklukan salah satu pihak yang terlibat dalam konflik.


Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan
sumber: www.anneahira.com

1.     Pengertian Masyarakat
Menurut  R. Linton, Masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.

Dari pengertian diatas, kita bias mengambil beberapa kesimpulan bahwa untuk menjadi masyarakat diperlukan beberapa syarat, yaitu:
Ø  Harus adanya pengumpulan manusia dan harus banyak.
Ø  Telah bertempat tinggal dalam suatu daerah dalam jangka waktu yang lama.
Ø  Adanya Undang-Undang atau aturan yan mengatur mereka untuk dapat menuju kepada kepentingan bersama.
Dan dipandang dari cara terbentuknya, masyarakat dapat dibagi dalam :
Ø  Masyarakat Paksaan, misalnya : Negara, masyarakat tawanan dan lain-lain.
Ø  Masyarakat Merdeka, masyarakat ini terbagi dalam:
·         Masyarakat Natuur, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan(horde),suku dan sebagainya yang bertalian dan memiliki hubungan darah antara individu satu dengan yang lainnya.
·         Masyarakat Kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena adanya kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya, koperasi, kongsi perekonomian, dan sebagainya.

2.     Masyarakat Perkotaan
Masyarakat perkotaan sering juga disebut dengan urban community. Masyarakat kota sangat berbeda dengan masyarakat di desa. Di kota kehidupan lebih modern daripada di desa. Dengan begitu, ada beberapa ciri-ciri yang menonjol pada masyarakat perkotaan, yaitu:
Ø  Kehidupan keagamaan di perkotaan lebih kurang. Kegiatan-kegiatan keagamaan hanya di tempat peribadatan seperti masjid dan lainnya.
Ø  Orang kota biasanya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Di kota biasanya kehidupan agak susah disatukan karena masih memandang perbedaan keyakinan, paham politik, kesukuan dan sebagainya.
Ø  Pembagian kerja di masyarakat perkotaan lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. Misalnya, seorang pengusaha biasanya hanya berkumpul dengan pengusaha yang selevel dan jarang sekali ada pengusaha yang mau bergaul dengan seorang pedagang kaki lima.
Ø  Lowongan kerja di perkotaan biasanya lebih banyak dan lebih bervariatif. Di perkotaan masyakarat memiliki perkerjaan berdasarkan keahlian masing-masing sehingga akan timbul banyak variasi pekerjaan berdasarkan keahliannya.
Ø  Jalan pikiran rasional pada umumnya dianut oleh masyarakat perkotaan. Interaksi yang terjadi biasanya lebih ke faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
Ø  Jalan kehidupan di kota lebih cepat. Hal ini mengakibatkan bahwa waktu di perkotaan dapat dirasakan lebih penting dan harus dimanfaatkan lebih baik dengan pembagian waktu yang baik dan teliti.
Ø  Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di perkotaan. Karena biasanya kehidupan di perkotaan lebih terbuka sehingga akan membuat pengaruh-pengaruh dari luar akan sering masuk dan mengubah pola pikir setiap individu.

3.     Perbedaan Kota dan Desa
Ada beberapa faktor-faktor yang dapat membedakan antara kota dan desa sehingga hal ini dapat membuat kita tahu apakah suatu masyarakat dapat dikatakan sebagai masyarakat kota atau masyarakat desa. Ciri-ciri tersebut adalah :
Ø  Jumlah dan kepadatan penduduk.
Ø  Lingkungan hidup.
Ø  Mata pencaharian.
Ø  Corak kehidupan sosial.
Ø  Stratifikasi Sosial.
Ø  Mobilitas Sosial.
Ø  Pola Interaksi Sosial.
Ø  Solidaritas Sosial.
Ø  Kedudukan dalam hierarki sistem administrasi sosial.
Dengan adanya ciri-ciri tersebut kita dapat dengan mudah melihat manakah yang termasuk ke dalam kota dan desa karena perbedaan-perbedaan tersebutlah yang biasanya sangat menonjol dalam membedakan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan.
4.     Hubungan Kota dan Desa
Hubungan antara kota dan desa tidak dapat dipisahkan begitu saja. Pada hakikatnya, walaupun keduanya merupakan suatu tempat yang berbeda tetapi tetap harus bergantung satu sama lain dan tidak bias berdiri dengan sendiri karena manusia ditakdirkan untuk hidup sosial sehingga, masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan merupakan suatu hal yang harus saling berinteraksi satu sama lain. Masyarakat kota membutuhkan bahan-bahan makanan yang dihasilkan oleh masyarakat desa seperti, sayuran,beras,buah-buahan dan sebagainya. Begitu juga dengan masyarakat desa, mereka membutuhkan masyarakat kota untuk mengerjakan beberapa proyek karena masyarakat kota memiliki variasi keahlian seperti, proyek membangun rumah,proyek jembatan,memperbaiki jalan raya, dan sebagainya. Dari contoh tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa masyarakat kota dan desa adalah suatu hal yang ditakdirkan harus hidup bersama karena dengan adanya interaksi antara masyarakat kota dan desa kehidupan di dunia akan menjadi lebih stabil dan juga berjalan dengan baik.

5.     Masyarakat Desa
Menurut Sutardjo Hadikusuma, Desa adalah suatu kesatuan hukum di mana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri. Sedangkan menurut Paul H. Landis, Desa adalah penduduknya kurang dari 2.500 jiwa. Dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Ø  Mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuan jiwa.
Ø  Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan.
Ø  Cara berusaha(ekonomi) adalah agraris yang paling umum sangat dipengaruhi alam seperti, iklim, keadaan alam, kekayaan alam. Sedangkan pekerjaan yang bukan agraris merupakan pekerjaan sambilan.
Adapun ciri-ciri masyarakat pedesaan adalah sebagai berikut :
Ø  Pada masyarakat pedesaan, hubungan antara warga desa memiliki hubungan yang erat dan juga dalam dibanding mereka yang berasal dari luar desa.
Ø  Sistem kehidupan umumnya kelompok yang bersifat kekeluargaan.
Ø  Sebagian besar masyarakat pedesaan hidup dari pertanian dan pekerjaan yang bukan bertani biasanya merupakan pekerjaan sambilan.
Ø  Masyarakat desa cenderung homogen, baik dalam hal pekerjaan, agama, adat istiadat dan sebagainya.
Oleh karena itu, biasanya di pedesaan sistem kerja sama atau bias disebut juga dengan gotong royong, merupakan suatu faktor yang penting karena hal ini dapat mewujudkan kepentingan pokok yang sama dari semua warga desa.
Macam pekerjaan gotong royong, terbagi dalam dua macam yaitu:
Ø  Kerjasama untuk pekerjaan-pekerjaan yang timbulnya dari inisiatif warga masyarakat itu sendiri (biasanya diistilahkan dari bawah).
Ø  Kerjasama  untuk pekerjaan-pekerjaan yang inisiatifnya tidak timbul dari masyarakat itu sendiri berasal dari luar (biasanya diistilahkan dari atas).

6.     Hakikat dan Sifat Masyarakat Pedesaan
Jika dilihat, Masyarakat di desa biasanya terlihat lebih tenang damai dan juga harmonis dan terlihat tidak memiliki berbagai masalah antara satu orang dengan yang lainnya. Hal ini membuat banyak sekali orang kota yang pikirannya sedang kusut dan lelah lebih sering memilih untuk berlibur ke desa karena di desa mereka mungkin akan mendapatkan ketenangan serta kedamaian. Tetapi sebenarnya tidak demikian, sebenarnya ketenangan masyarakat pedesaan itu hanyalah terbawa oleh sifat masyarakat yang diistilahkan dengan paguyuban masyarakat. Paguyuban masyarakatlah yang menyebabkan masyarakat kota dapat berpikir demikian. Tetapi kalau kita perhatikan lebih dalam lagi, sebenarnya masyarakat di desa juga memiliki beberapa konflik sosial seperti:
Ø  Konflik(pertengkaran) à Pertengkaran yang terjadi biasanya berkisar pada masalah masalah rumah tangga dan sering menjalar keluar rumah tangga. Hal ini bias terjadi karena terjadi di masalah kedudukan, perkawinan, gengsi dan sebagainya.
Ø  Kontraversi(pertentangan) à Hal ini terjadi karena perubahan konsep-konsep kebudayaan dan masalah ini biasanya terjadi karena kebiasaan yang berbeda.
Ø  Kompetisi(persiapan) à Hal ini terjadi bila ada suatu rasa iri terhadap orang lain sehingga akan memicu untuk orang untuk menjatuhkan orang lain.
Ø  Kegiatan pada masyarakat pedesaan à Masyarakat pedesaan merupakan masyarakat yang tidak bias berdiam diri karena untuk mereka yang bekerja keras akan mendapatkan sebuah apresiasi dari orang lainnya sehingga seseorang akan bekerja lebih keras.

7.     Sistem Nilai Budaya Petani Indonesia
Sistem nilai budaya petani Indonesia sebagai berikut:
Ø  Para petani di Indonesia terutama di Jawa pada dasarnya menganggap bahwa hidup itu sebagai sesuatu hal yang buruk, penuh dosa, kesengsaraan tetapi hal ini tidak membuat mereka kecewa, malah sebaliknya mereka sadar bahwa keburukan hidup itu dapat diubah jika terus berusaha.
Ø  Mereka beranggapan bahwa orang bekerja untuk hidup, dan kadang-kadang untuk mencapai kedudukan.
Ø  Mereka berorientasi pada masa ini(sekarang), sehingga kurang memperdulikan masa depan, mereka kurang mampu untuk itu. Bahkan mereka sering teringat tentang kekayaan masa lampau.
Ø  Mereka menganggap alam tidak menakutkan bila ada bencana alam atau bencana lain itu merupakan sesuatu yang harus wajib diterima kurang adanya agar peristiwa-peristiwa seperti itu tidak terulang lagi. Mereka cukup menyesuaikan diri dengan alam dan kurang adanya usaha untuk menguasainya.
Ø  Dan untuk menghadapi alam mereka cukup bergotong-royong, mereka sadar bahwa dalam hidup itu pada hakikatnya bergantung kepada sesamanya.

8.     Unsur dan Fungsi Desa
Unsur satu desa dapat terdiri dari 3 hal yaitu, daerah, penduduk dan tata kehidupan. Unsur lainnya adalah letak. Unsur letak ini menentukan besar-kecilnya isolasi suatu daerah terhadap daerah lainnya. Desa terletak jauh dari perkotaan dan biasanya memiliki tanah-tanah pertanian yang luas. Hal ini disebabkan karena di desa lebih sering ditanami dengan tanaman-tanaman pokok dan tanaman perdagangan daripada gedung atau perumahan.

Menurut Sutopo Yuwono, Salah satu peranan pokok desa terletak di bidang ekonomi. Daerah pedesaan merupakan tempat produksi pangan dan produksi komoditi ekspor. Peranan yang vital menyangkut produksi pangan yang akan menentukan tingkat kerawanan dalam jangka pembinaan ketahanan nasional. Oleh karena itu, peranan masyarakat pedesaan dalam mencapai sasaran swasembada pangan adalah penting sekali, bahkan bersifat vital.


Dilihat dari hal tersebut, fungsi desa sangat berpengaruh terhadap ketahanan nasional terutama di bidang ekonomi. Karena kondisi alam di desa sangat berbeda dengan di kota, maka di desa sangat memungkinkan untuk menanam bahan-bahan pangan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Maka dari itu, peranan desa sebagai produktor untuk pangan dapat dikatakan sangat penting dan bersifat vital.

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
Sumber : dinardc.blogspot.com

1.    Pelapisan Sosial
A.    Pengertian Pelapisan Sosial
Pelapisan Sosial atau Stratafication adalah suatu pembagian kelompok yang ada di dalam masyarakat yang dibedakan berdasarkan tingkatan. Dalam pembedaannya, pelapisan sosial sering kali dibedakan atas dasar kekuasaan, kekayaan, kehormatan serta ilmu pengetahuannya. Dengan adanya pelapisan sosial ini, di dalam kehidupan bermasyarakat akan menjadi stabil dan juga teratur karena setiap lapisan sudah memiliki tugasnya masing-masing karena jika tidak adanya hal ini, belum tentu kehidupan saat ini bias sestabil dan seteratur seperti sekarang.

B.     Dasar Pembentuk Pelapisan Sosial
Secara umum, dasar pembentuk pelapisan sosial dibedakan menjadi
·         Kekayaan à Bagi mereka yang paling kaya maka ada di tingkat paling atas dan begitu pula sebaliknya.
·         Kekuasaan à Bagi mereka yang paling berkuasa akan berada di tingkat paling atas dan sebaliknya tetapi biasanya orang yang berkuasa tidak lepas dari ukuran kekayaannya.
·         Kehormatan à Untuk hal ini, akan didapatkan jika seseorang memiliki banyak jasa dalam membantu masyarakat dalam menyelesaikan suatu masalah dan hal ini biasanya dimiliki oleh para orang tua dan juga mereka yang berbudi luhur baik
·         Ilmu Pengetahuan à Untuk hal ini, biasanya seseorang dibedakan berdasarkan gelarnya seperti Sarjana, Doktor dan sebagainya. Tetapi hal ini cenderung menimbulkan sesuatu yang negative dimana seseorang akan berusaha untuk mencoba segala cara agar mendapat gelar seperti contohnya membeli skripsi, ijazah dan sebagainya.
C.     Terjadinya Pelapisan Sosial
Terjadinya pelapisan sosial di dalam masyarakat terjadi berdasarkan 2 hal yaitu, terjadi dengan sendirinya dan terjadi dengan disengaja.
Ø  Terjadi dengan sendirinya
Hal ini terjadi secara ilmiah tanpa dipengaruhi apapun karena akan berjalan secara alamiah sehingga pengakuan secara kekuasaan akan tumbuh dengan sendirinya. Dengan begini, maka perubahan kedudukan suatu pelapisan akan berubah secara otomatis. Contoh, seseorang yang usia tua sering kali dianggap memiliki ilmu yang tinggi karena biasanya mereka sudah memiliki pengalaman yang sangat banyak.
Ø  Terjadi dengan disengaja
Hal ini bisa terjadi di dalam sebuah kelompok, karena biasanya di dalam sebuah kelompok semua anggota memiliki tujuan bersama sehingga akan ditentukan jabatan dan juga wewenang bagi setiap orang agar tujuan kelompok tersebut dapat terpenuhi.

D.    Perbedaan Pelapisan menurut  Sifatnya
Menurut sifatnya pelapisan ini terbagi menjadi dua yaitu sistem pelapisan tertutup dan terbuka.
ü  Sistem Pelapisan Tertutup
Sistem pelapisan ini dimaksudkan bahwa seseorang yang memiliki suatu tingkatan pada lapisan tidak mungkin berubah karena hal ini sudah menjadi bawaan sejak lahir. Contohnya: Perbedaan Kasta

ü  Sistem Pelapisan Terbuka
Sistem pelapisan ini seseorang dapat mengubah tingkatan pelapisannya dengan cara usahanya sendiri dan atas usahanya ini, seseorang dapat naik ataupun turun dalam tingkatan pelapisan yang ada di dalam masyarakat. Contohnya: Seorang pegawai biasa yang dapat menjadi bos di sebuah perusahaan.

2.     Kesamaan Derajat
A.    Persamaan Hak
Persamaan hak antara satu individu dengan individu yang lain pada hakikatnya adalah sama. Hak yang dimiliki dari lahir adalah hak asasi dimana hak ini dimiliki setiap manusia di seluruh dunia. Persamaan hak ini, sudah didalam Pernyataan Sedunia Hak-Hak(Asasi) Manusia atau University Declaration of Human Right (1948). Di dalam pernyataan itu terdapat pasal-pasal yang menyatakan tentang kesamaan hak yang dimiliki oleh setiap individu. Pasal-pasal tersebut adalah pasal 1, pasal 2 ayat 1 dan pasal 7.

B.     Persamaan Derajat di Indonesia
Di dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945 terdapat penjelasan tentang hak dan kebebasan setiap individu yang berkaitan dengan adanya kesamaan derajat untuk setiap orang di Indonesia dan hal ini sudah tertulis secara jelas. Hal ini diketahui karena di Indonesia setiap orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan pemerintahan karena Negara kita menganut sistem kedaulatan yang bersifat kerakyatan.


Hukum dibuat untuk mengatur jalannya kehidupan secara teratur serta juga membuat kesamaan masyarakat secara umum tanpa adanya perbedaan. Dalam UUD 1945 terdapat 4 hal pokok yang menjadi ketentuan hak-hak asasi setiap orang yaitu terdapat pada pasal 27,28,29 dan pasal 31. Jika kita ambil kesimpulan, pasal-pasal tersebut dibuat untuk menjelaskan tentang hak-hak yang dimiliki oleh setiap orang di Indonesia baik dalam perorangan maupun dalam sebuah kelompok dan juga hal tersebut menjelaskan bahwa setiap orang akan dihukum jika melakukan kesalahan tanpa terkecuali.

Contoh dan Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik - Beberapa orang masih banyak yang kebingungan dan tidak tahu sama sekali cara menulis surat lamaran kerja yang baik itu bagaimana. Terutama bagi yang baru lulus SMA ataupun SMK ajaran tahun ini. Jika Anda termasuk salah satunya, Anda tidak usah gelisah karena kali ini saya akan memberikan contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Sebelum melihat contohnya alangkah baiknya Anda perhatikan terlebih dahulu cara penulisan surat lamaran kerja yang benar. Berikut ini adalah beberapa susunan penulisan surat lamaran kerja yang benar:
  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Struktur surat lamaran kerja.
  • Singkat, padat, informatif dan tepat sasaran.
  • Beri tanda tangan pada surat lamaran kerja Anda.
  • Surat lamaran kerja harus bersih dan rapi.

Contoh Surat Lamaran Kerja

Diatas adalah beberapa point penting untuk menulis surat lamaran kerja dan dibawah ini adalah contoh surat lamaran kerja yang dapat Anda jadikan sebagai sumber referensi dan inspirasi. Silahkan Anda pahami struktur contoh surat lamaran pekerjaan dibawah ini.

Contoh Surat Lamaran Kerja Yang Baik Dan Benar

Bekasi, 12 Januari 2016
KEPADA:
Yth. Bapak/Ibu Bag. Personalia
PT. UNTUNG SEJAHTERA
Jl. Indahnya 1 Blok AA kawasan industri, Jawa Barat 17730
Dengan hormat,
Yang bertanda tangan dibawah ini, saya
Nama:
Tempat/tgl lahir:
Warga negara:
Agama:
Alamat sekarang:
No. Tlp:

Bersama ini saya mengajukan lamaran kerja melalui perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan persyaratan berikut ini:
  • Pas photo warna 4x6 2 lembar
  • Foto copy KTP
  • Foto copy Ijazah
  • Foto copy SKHUN
  • Foto copy Trankrip nilai
  • Foto copy kartu kuning
  • Foto copy SKCK
  • Foto copy sertifikat-sertifikat (PKL DLL kalau punya)
  • Foto copy akta kelahiran
  • Daftar riwayat hidup

Demikian surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya untuk diterima di perusahaan Bapak/Ibu. Atas perhatiannya, kebijaksanaan dan dikabulkan permohonan ini saya ucapkan terima kasih.

Saya menyarankan Anda membuat surat lamaran yang padat dan jelas supaya akan cepat diterima setiap perusahaan, karena perusahaan akan melihat poin pentingnya saja daripada harus membaca tulisan yang bertele-tele. Cukup sekian cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Instagram merupakan salah satu media sosial yang cukup populer dan memiliki banyak pengguna. Tampilannya yang sederhana memang membuatnya mudah digunakan. Namun mungkin tanpa disadari ada beberapa fungsi yang belum kamu ketahui. Jika kamu termasuk salah satu penggunanya, jangan sampai melewatkan beberapa fungsi ataupun feature yang ada agar aktivitas menjadi lebih seru.

1. Kirim foto secara langsung

Tidak hanya memposting foto, Instagram juga menghadirkan feature dengan nama Direct yang memungkinkan kamu mengirim foto ke beberapa orang tanpa menampilkannya di timeline. Untuk menggunakannya masuk ke halaman utama (Home), tekan fungsi Direct (ikon terletak di bagian atas kanan). Tekan tanda (+), pilih foto yang diinginkan, lakukan penyuntingan dan tekan Next untuk melanjutkan. Selanjutnya tinggal pilih nama orang dari followers yang dibatasi hingga 15 orang, tekan Finish untuk mengirimnya.

2. Acuhkan kiriman foto

Kebalikan dari tip nomor satu. Jika kamu sebal atau malas menerima kiriman foto secara langsung melalui fungsi Direct, bisa mengacuhkan si pengirim tanpa perlu memblokir pertemanan dengannya. Caranya, masuk ke menu Options (tanda tiga titik yang terletak di pojok kanan atas pada menu Profile. Pada Settings, pilih Push Notifications. Disini geser hingga terdapat pilihan Instagram Direct Request, dan posisikan ke Off. Begitu pula dengan pilihan Instagram Direct Activity.

3. Sunting foto tanpa mempostingnya

Kamu bisa menggunakan berbagai efek filter yang ada di Instagram tanpa perlu memposting foto tersebut. Untuk itu kamu mesti mengatur smartphone ke mode Airplane terlebih dahulu. Jalankan Instagram, pilih foto yang diinginkan (baik itu dari kumpulan Gallery atau dengan memfotonya langsung). Lakukan seperti proses upload seperti biasa. Pada pilihan Share To, tekan tombol OK. Nantinya akan tampil notifikasi Upload failed, tekan ikon Delete. Jangan kuatir, hasil foto ini tidak akan terhapus dan secara otomatis akan tersimpan di Gallery pada folder Instagram.

4. Berbagi foto ke sosial media lain

Setelah memposting foto di Istagram, kamu juga bisa secara otomatis menampilkannya di media sosial lain. Lakukan posting seperti biasa, dan pada pilihan Share To, kamu bisa memilih pada bagian Share untuk menampilkan posting tersebut ke sosial media seperti Facebook, Tumblr, Flickr, Twittr, ataupun Foursquare.

5. Melihat aktifivitas orang yang diikuti

Instagram memiliki feature yang memungkinkan kamu untuk melihat aktivitas apa saja yang dilakukan oleh orang yang diikuti. Dari sini kamu bisa melihat apa saja komen mereka, apa yang mereka sukai, atau mengetahui siapa saja follower mereka. Untuk itu kamu bisa masuk ke menu utama. Pada kategori News feed (ikon nomor empat dari kiri), tekan Following.

6. Simpan foto asli

Setelah menjepret foto, kamu mungkin langsung bereksperimen dengan menambahkan berbagai efek filter yang ada. Namun bagaimana jika ingin menyimpan pula foto asli sebelum menggunakan efek filter? Tenang saja, karena Instagram sudah menyediakan feature untuk menyimpan foto asli. Caranya, pada menu utama tekan ikon tiga titik yang berada di pojok kanan atas (Options). Pada Settings, aktifkan Save Original Photos.

7. Ganti foto profil

Bosan dengan foto profil yang ada dan hendak menggantinya? Gampang, tinggal masuk ke menu Options, pada kategori Account pilih Change Profile Picture, dari sini kamu bisa mengambil foto yang diinginkan melalui berbagai pilihan yang ada.

8. Koneksi video

Secara default, tampilan video yang kamu buka akan langsung dijalankan secara otomatis tanpa perlu menekan tombol Play. Jika koneksi sedang kencang dan kuota mencukupi tentu hal ini tidak menjadi masalah. Namun bagaimana jika ingin menjalankannya melalui koneksi Wifi saja? Masuk ke menu Options, dan pada Settings, pilih Videos. Dari sini tinggal atur ke pilihan Preload on Wifi Only. Kamu pun bisa menentukan untuk menampilkan suara ataupun mematikannya.

9. Tag ke orang lain

Jika memiliki foto yang ingin dilihat oleh orang lain, bisa menandai (tag) foto ke orang tersebut dengan mudah. Buka foto yang dimaksud, geser ke bagian paling bawah dan tekan ikon tiga titik di bagian pojok kanan bawah. Maka akan tampil pilihan yang salah satunya adalah Tag People. Tekan tanda ini, tekan foto, dan kamu tinggal memilih orang yang dituju.

pcplus.co.id

Banyak pengguna media sosial Path yang masih bingung bagaimana cara menghapus postingan-nya. Hal ini dirasa cukup dimaklumi karena letak pilihan `Delete` pada Path tersembunyi.

Sebenarnya cara menghapus postingan di Path, termasuk foto, status mendengarkan musik, dan menonton film cukup mudah.

Caranya adalah cukup menekan ikon `Love` dan kemudian tekan `Delete` yang terletak di samping kanan pilihan 'Comment'. Pada update terbaru, pilihan `Delete` pada Path hanya berupa tulisan, tak lagi berupa ikon tempat sampah.

Pertama-tama Anda harus mencari postingan yang akan Anda hapus. 




Langkah kedua, tekan ikon 'Love` yang terdapat dipojok kanan atas. Lalu pilih 'Delete'.




Jika Anda yakin ingin menghapus postingan itu, tekan `Yes`. Setelah itu postingan Anda akan benar-benar terhapus. Mudah bukan?




Selamat mencoba... 

Liputan6.com

Para pengguna perangkat mobile, smartphone ataupun tablet, berbasis Android sangat dimanjakan dengan tersedianya jutaan aplikasi yang dapat diunduh via Google Play Store.

Game, media sosial, layanan produktivitas, hingga berbagai jenis aplikasi lainya selalu menggoda untuk diunduh. Hal ini juga yang menyebabkan rata-rata pengguna perangkat Android gemar mengoleksi banyak aplikasi.

Namun ada satu konsekuensi negatif yang akan dirasakan. Smartphone akan menjadi lemot karena aplikasi Android menghabiskan banyak kapasitas RAM yang tersedia.

Para produsen perangkat memang sudah memberikan solusi dengan menyematkan kapsitas RAM cukup besar. Belakangan sudah banyak perangkat Android di pasaran yang dibekali RAM tidak hanya 1 GB, melainkan 2 atau bahkan 3 GB.

Selain memperbesar kapasitas RAM, ada pula cara mudah yang bisa diterapkan langsung oleh pengguna untuk menghemat penggunaan memori internal. Dua di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Membersihkan cache

Sebenarnya cara ini tidak berpengaruh secara signifikan, namun patut dicoba sebagai penanganan awal.

Cache sendiri berfungsi untuk merekam sejarah data penggunaan aplikasi. Cache berfungsi untuk lebih mempercepat proses penggunaan sebuah aplikasi. Dengan menghapus cache setidaknya memori internal akan sedikit lebih lega beberapa MB.

Caranya cukup mudah. Masuk ke menu setting >> general >> apps >> lalu pilih aplikasi yang ingin Anda bersihkan cachenya >> clear cache.

2. Memindahkan aplikasi dari memori internal ke eksternal

Cara ini tentunya lebih ampuh. Caranya juga cukup mudah. Setting >> apps >> manage application >> piliha aplikasi yang ingin dipandahkan >> move to SD Card.

Atau jika ingin lebih mudah, Anda dapat menggunakan beberapa aplikasi yang dapat diunduh secara gratis di Google Play Store seperti Move Apps, App2SD Easy, AppMgr, dan masih banyak lagi.

Liputan6.com

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.