Hellaw galz! Jumpa lagi (dan lagi-lagi donk) dengan eike! Now, ngebahas film-film sekong... Again!
Ngeblejeti pelem eljibiti emang tinta adinda abiznya, sometime ada yang sebel,risih,jijik tapi tak sikit joss yang penasaran lho bahkan (hetero) tetep sukria pelem tema beginian.
Well, apa aza sih yes edisi eljibiti keleus indang yang mawar diblejeti di blog kesayangan kita indang


                The Masseur alias Masahista jadi pembuka obrolan film sekong yes nek. Yes ini kisah cinta sang pemijat lekong Coco Martin yang berjuang dalam kerasnya hidup sebagai pemijat kaum lekong sekong di bilik berderet nan kumuh. Sorotan realitas akan kesengsaraan dan ketidak berdayaan akan kesempatan untuk hidup lebih baik dalam hal berprofesi digambarkan Coco Martin brondong dusun ngadu nasib ke kota sebagai pemijat yang tak jarang diajak ho-oh ho-oh sekong, semua demi duit karena doi tulang punggung keluarga.
Demi mempercantik film dihadirkan sosok penulis roman yang akhirnya menyukai Coco Martin....
"Dua tubuh diatas ranjang, polos dan telanjang...
Satu tubuh penat dan diam..
Menanti sentuhan dan tarian jemari dari sang pemijat..
Ketika raga kian membara diatas tungku gairah, penat hilang..
Tersisa hanyalah keinginan untuk bercinta dengan balutan keringat nan licin...
Dua tubuh diatas ranjang,
Menjadi satu dalam dekapan panas...
Ritual tubuh indah menjadi transaksi antara penjual dan pembeli,
Dibalik bilik bertutupkan kelambu..
Adakah cinta bersemi ataukah mimpi semu berselimut gejolak nafsu semata?
                                                
                                                                                                                
         Theo and Hugo, Paris 5:59, kisah yang sangat 'heroik' dan gentle akan keteguhan cintrong sepasang sekong yang berlumur percintaan membara berujung salah 1 nya di vonis kena Aids! Lalu, gimana dengan kesetiaan pacar yang masih sehat? Apakah akan meninggalkan sang kekasih yang kena aids?
No! Disinilah ujian kesetiaan ditunjukkan, mereka always bersama melawan ganasnya aids! Periksa ke berbagai rumah sakit bersama, tiada malu dan takut menunjukkan bahwa kesetiaan mereka patut dicontoh!
Penasaran? Donlot aja!                                                                                                                                                                 

       Thomas Price ini vj mtv super cuco! Nama bole buleleng tp sosok tetep asia punya, penasaran?
Doi bermain  di film amphetamine sebagai eksekutif muda (cuco abiz) yang ternyata sekong, bercinta dengan lekong pelatih kebugaran yang atletis agak bad boy Byron Pang.
Cerita cinta mereka agak bertele-tele dan always galau, padahal kalalo suka kenafa kudu sedih toh pada saling cinta kan?
Rajutan kisahnya tidak terlalu bagus tapi sekedat melototi body Byron Pang yang aduhai atau ketampanan Thomas Price jelas jadi point plus tersendiri bagi penonton penyembah fisik sempurna kaum sekong


       Prayers For Bobby, nah ini pelem tema sekong yang bisa jadi pencerahan dan perenungan baik buat kaum hetero (yang sebel ama kaum sekong) maupun kaum sekong itu sendiri. Ada suatu pemblejetan realitas yang sangat dekat disekitar kita sebenarnya disadari/tidak misal orang terdekat kita sekong entah ayah, saudara, sahabat?
Pemahaman melihat kenyataan mereka yang menyandang kesekongan tak bisa dibuat sederhana aja lho, tak bisa di judge pula dengan apa yang mereka alami.
Film ini didasari kisah nyata pemuda sekong Bobby Griffith yang bunuh diri pada taon 193 karena sikat keras emaknya yang homophobic akut. Tapi dalam film ini akhirnya sang emak (Sigourney Weaver) dibuat luluh, kompromi dan menerima 'status' anaknya,ironisnya setelah Bobby bunuh diri.
Awalnya si emak yang relijius cencu terpukul tau Bobby sekong, seiring pergulatan batin sang emak bisa legowo bahkan mensupport Bobby yang jadi aktivis sekong.                                                                                                                
                                                                            

       Will You Still Love Me Tomorrow.. Eh jeng jeng, kebayang ga sih ternyata suami kalem yang sutra kasih kita anak ternyata.. Sekong?
Hai ladies, afakah yang akan yey lakukan?
Minta cerei or terima apa adanya?
Pelem Taiwan ini tidak terlalu mau 'masuk' untuk banyak bergalau ria, persoalan penting soal suami sekong ga terjebak ke dalam drama cengeng atau perdebatan super panjang.
Kisahnya Richie Ren 'kembali' ke jati diri asalnya sebagai sekong tapi ada sisi dimana doi berusaha mencegah karena sutra berumah tangga.
Hati, fikiran dan cinta tak bisa dibokisin karena 3 hal itu adahal mutlak hakiki tiap manusia kenyataannya.
Salahkah kalau ternyata suami yey selama ini sekong?                                                                                              


                                                                        
                                           

       Nah, kalo 'Bangkok Love Story' pada tau kan? Menurut eke sih kisah sepasang sekong macho ini terlalu melow jelow dan 'lebay' (tepatnya : "kok bisa? Di pas-pasin amat?").
Tentang pembunuh bayaran yang menyandera polisi, dalam pelarian is penjahat terluka, is polesong dalam penyekapan malah merawat dan gawatnya naksir, wow!
Cencu tak melulu adegan seksual (duhhh seksi body mereka bergumul di atap gedung) tapi memaparkan konflik is polisi dengan bininya dan ada juga problema sang penjahat dengan adik cowoknya!

Eke rasa edisi ke 2 ini segitu doeloe, tunggu edisi Gejolak Film Gay ke 3 yes!

Salam Manja
- Syahrintul -



Labels:

Post a Comment

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.