"Cekrek..cekrek..cekrek" suara jepretan kamera hp terdengar diiringi dentuman lagu SMS by Trio Macan yang terdengar sember dari speaker kondangan. Tampak eke sibuk berfoto selfie di depan meja kotak amplop pakai ekpresi manyun manja dengan bidikan kamera hp dari angle atas yang dipercaya mampu memberikan efek tirus pada pipi eke yang cempluk bak Endang S Taurina hkhkhk lolz. Yup, sejak HP dilengkapi dengan kamera depan, kecenderungan kita kita untuk memotret diri sendiri grafiknya menanjak tajam loh galz. Hal itu sepertinya di tangkap sebagai peluang bisnis yang potensial oleh para produsen hp. Merekapun lantas berlomba lomba menciptakan beragam hp yang dipersenjatai dengan kamera selfie bertekhnologi mutakhir.
Ditahun 2016 saja tak terhitung hp hp dengan embel embel "selfie" menggerojok pasar ponsel tanah air. Dari sekian banyak merk, OPPO F1 series yang terkenal dengan jargon "Selfie Expert" jadi pemain baru yang langsung diperhitungkan eksistensinya. Dibekali kamera depan 16MP, nyatanya langsung membuat OPPO F1S dan OPPO F1 Plus laris manis diserbu pecinta hp selfie.
          Tapi dipenghujung tahun 2016 lalu, Oppo mendapat saingan sengit dari saudaranya sendiri, VIVO (Kenafa eke bilang sodara? karena faktanya Oppo dan Vivo ternyata merupakan anak usaha dari sebuah perusahaan raksasa China bernama BBK Electronics).
Tepatnya sekitar November 2016 lalu, VIVO secara resmi merilis hp VIVO V5 di Indonesia dengan mendapuk Agnezmo sebagai brand ambassador untuk varian warna gold. Disusul beberapa bulan kemudian Afgan untuk warna hitam, dan Pevita Pearce untuk warna Rose Gold. Secara fisik, VIVO V5 tampak identik dengan OPPO F1S. Harganya pun bertengger dikisaran yang sama, yaitu 3,5 Juta. Tapi yang bikin VIVO V5 lebih memukau adalah kamera depannya beresolusi sebesar 20MP (4MP lebih besar dibanding OPPO F1s dan F1 Plus).  Karena penasaran, eke pun memutuskan untuk menjebol celengan ayam jago dan beli hp ini dari uang hasil ngamen diperempatan lampu merah hkhkhk Lolz. 
Lalu seperti apa sih HP nya? Cus disimak review eke yang humble berikut ini disindang, neik:

1. DESAIN
          Tampak depan dan tampak belakang, hp ini plek ketiplek nyaris sama persis bagai OPPO F1S walau VIVO V5 beberapa mili lebih kecil dan beberapa gram lebih ringan dibanding OPPO F1S. Desainnya premium dalam balutan metal berkualitas. 
Aksen garis melintang dibagian atas dan bawah pada back covernya serta letak speaker dibagian bawah bodi, sungguh mengingatkan eke pada desain bodi belakang iphone 6, neik. Elegan tapi kokoh ouuuch.. 
Sebenernya eke agak bosan juga desain backcover model gini. Kurang original dan kebanyakan hp yang beredar sekarang ya desain bagian belakangnya mirip kayak gitu semua (baca: iphone banget!). Eke salut loh sama Apple soale desain bodi belakang iPhone tiap merilis seri baru pasti deh ditiru konsepnya sama hp merk lain wakakaka. Secara umum build quality VIVO V5 cucok lah.
Nah karena mengusung konsep unibody yang mebuat bodi depan dan belakang tampak menyatu, maka konsekuensinya baterenya pun pakai batere tanam alias tak bisa di bongkar pasang sesuka hati, neik. Desain yang sudah umum sih sebenarnya untuk hp hp kekinian. Dan lagi lagi iphone lah yang eke rasa harus bertanggung jawab atas maraknya desain unibody di hp hp android rilisan belakangan ini wakakaka. 
          Slot kartu ada disisi kiri hp. ukuran kartu SIM yang dipakai adalah Micro pada slot pertama, dan Nano pada slot kedua. Slot ke-2 nya hybrid alias rebutan antara SIM dan Memory Card. Jadi kalo yey mau pakai kartu memori pada slot kedua, maka yey tak bisa pasang kartu SIM di slot itu, neik. Begitupun sebaliknya.  Sesuatu yang eke kurang suka sebenarnya dweh. Karena walau memori internal HP ini sudah lega (RAM 4GB, ROM 32GB), tapi eke cencu butuh ekstra memori eksternal buat menyimpan koleksi ribuan film film hasil donlot gratisan dengan tetap menjadikan hp sebagai perangkat dual sim hkhkhk lolz
Desain cucok & elegan, cyiiin
2. JEROAN
          Layar seluas 5,5 inchi hp ini cuma dibekali resolusi HD 720p. Amat disayangkan. Harusnya dengan ukuran layar seluas itu, resolusi layar minimal sudah harus full HD 1080p dong yes. Alhasil kualitas layarnya kalau dibandingkan dengan layar hp HISENSE PURESHOT (5 inch),  yang beberapa waktu lalu sempat eke review dimari, agak kalah deh alias masih lebih baik layar HISENSE PURESHOT menurut eke.  
Kenafa bisa begitu? Karena dengan resolusi sama sementara ukuran layarnya lebih kecil 0,5 inch, membuat kerapatan pixel density dilayar HP HISENSE PURESHOT lebih rapat semacam liang senggama eke nek wakakaka. Dan hal ini cencu membuat kualitas gambar Hisense Pureshot jadi lebih enak dilihat dibanding VIVO V5. Untungnya gambar yang dihasilkan pada layar VIVO V5 sudah vivid sehingga layarnya lumayan hidup dan memancar terang dipandang mata. Jenis layarnya pun masih memakai IPS yang menurut eke jadi agak kurang jelas saat dilihat dibawah sinar mentari. 
          VIVO V5 pakai dapur pacu yang lumayan mumpuni, galz. Chipset yang dipakai adalah MediaTek MT6750, dengan prosesor Octa-core 64-bit dan kecepatan 1,5GHz (Cortex-A53). Ditambah dengan RAM & Memori Internal yang lapang serta prosesor grafis Adreno 510, nyatanya mampu menghasilkan performa yang terhitung tangguh. Anti lelet walau dipake multi tasking (menjalankan beragam aplikasi secara bersamaan) dan anti lag saat eke uji coba memainkan game game, dari yang ringan sampai yang berat. OS androidnya pun lumayan anyar, yaitu OS Marshmallow.
          Fitur lain yang tak kalah menarik adalah Smart Split. Dengan fitur ini yey bisa membuka dua aplikasi dalam waktu bersamaan. Misal menonton live streaming di layar sebelah kiri sambil membalas pesan WhatsApp di layar sebelah kanan walau cuma beberapa aplikasi saja yang bisa memanfaatkan fitur ini sih nek.
          Kapasitas batere-nya sebesar 3000 mAh. Lumayan awet lah buat dipakai aktifitas gadgeting eke sehari hari. Untuk sistem charge nya walau belum support fast charging, tapi lumayan ngebut kok. Kurang lebih cuma makan waktu satu jam ajijah eke udin bisa dapat batere full 100% saat nge-charge hp dari kondisi under 10%  
          Oya untuk memanjakan telinga, VIVO V5 juga dilengkapi dengan teknologi yang di klaim setara Hi-fi (High Fidelity) pada kualitas soundnya. Chip audio yang dipakai adalah  Hi-Fi keluaran AK (astellnkern – salah satu produsen audio), AK3476. Chip Hi-Fi ini memiliki Signal to Noise Ratio (SnR) sebesar 115db. Konon katanya semakin besar angka SnR, maka semakin kecil noise dari perangkat audio tersebut. So dengan hasil angka SnR sebesar 115db tsb, suara yang dihasilkan hp ini merdu banget dan minim kemeresek terutama saat didengarkan lewat headset. Cucok, eim.  
          Menurut eke selain kamera, faktor suara juga jadi keunggulan VIVO V5 deh bowk.

3. KAMERA
          Sebagai HP dengan tagline "Perfect Selfie", kamera depan VIVO V5 yang resolusinya sebesar 20MP memang layak diacungin jempol lentik eke. Tangguh dipakai berfoto selfie dari cahaya temaram sampe cahaya terang benderang.  Hasil foto selfie nya pun cucyooook. 
Dilengkapi beragam pilihan filter foto, disokong pula fitur moonlight selfie dan face beauty 6.0 eke rasa sudah sangat lebih dari cukup  untuk membuat foto selfie kita terasa bagai hasil jepretan foto profesional. Keunggulan teknologi moonlight pada kamera depannya dibanding pakai flash biasa adalah pada kilau lampu blitz-nya yang lebih soft. Jadi tak seperti lampu flash biasa, hasil foto dengan bantuan fitur cahaya moonlight hp ini bikin foto terangnya merata dan tampak alami.
Fitur face beauty 6.0-nya sendiri hasilnya lebih halus dan natural jika dibandingkan dengan fitur beautify pada merk android lain. Pokok'e eke puas ama performa kamera selfienya. Berikut contoh hasil jepretan kamera depan:
Kamera depannya punya fitur selfie with bokeh yang bikin background foto jadi agak blur bak kamera HDR hkhkhk lolz

Masih hasil jepretan kamera depan dengan setting non-flip save alias mirror
          Untuk kamera belakang, resolusinya lebih kecil dari kamera depan, yaitu 13MP saja. Kualitas hasil kameranya juga sama seperti hp dengan resolusi 13MP kebanyakan lah. Cukup layak diandalkan buat cekrak cekrek. Cuma menurut eke warna yang dihasilkan kamera belakangnya lebih dominan kecoklatan which is not too good to me.  Wajar lah yaw secara fokus hp ini memang di kamera selfie-nya hkhkhk lolz.
Hasil jepretan kamera belakang
Overall, berikut kesimpulan eke soal HP ini:
Kelebihan:
(+) foto selfie dengan kamera depan 20MP cucok
(+) Chif Hi-fi bikin kualitas sound di hp ini terdengar merdu di telinga
(+) RAM nya gedong. 4GB bok. Sehingga performa hp ini gegas dan anti lemot, neik

Kekurangan:
(-) Kualitas layar belum full HD
(-) Slot untuk memory card eksternal-nya hybrid.
(-) Fisik HP lumayan gedong. Untuk Yey yang berjari mungil dan ngetril, dijamin bakal sedikit ribet saat memegang atau mengoperasikannya  





Labels:

Post a Comment

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.