google sumber

Sejak kesuksesan komersil film You Are Apple In My Eyes, My Old Classmate dan So Young perfilman China banyak menghadirkan film tema cerita remaja sekolah dengan setting tahun 90an / awal 2000an
Sebut aja Our Times,Goodbye Mr.Loser,Who Sleep My Bro,Lost In Hongkong,Sweet Sixteen,Never Gone dengan formula  yang hampir sama dengan kemasan berbeda terbukti film2 tersebut menuai hasil box office menguntungan
Selain hasil box office terbukti film2 remaja diatas banyak menelurkan pendatang2 baru  yang namanya sekarang diperhitungkan sebut saja Kenny Lin,Vivian Sung,Maggie Jiang,Darren Wang dll

Film besutan sutradara wanita gress Yao Tingting ini pun tak menghadirkan bintang2 besar kaliber,mendapuk pasangan pendatang baru fresh Ghuo Shuotung dan Bai Jingting,serta kemunculan cameo Kenny Lin dan Alec Su diakhir film

Liu Tian ( Guo Shutong) gadis manis juara kelas yg berambisi mengejar no 1,masuk keperguruan tinggi elite dan menjadi siswi andalan para guri

Keinginannya yg harus `perfect`dlm hal nilai membuatnya berbuat curang satu kali dalam hidupnya, MENCONTEK kertas lembaran cotekan yg telah dipersiapkannya jatuh kelantai..dan diketahui oleh guru Hao yg egois,si guru murka dan bertanya kepunyaan siapa contekan itu..

Duduk dibarisan belakang Gao Xiang ( Bai Jingting) siswa bandel anti sosial,pemalas,semaunya menjadi incaran kecurigaan si guru,dan Gao Xiang mengakui kertas contekan itu kepunyaannya...bpk Hao naik darah dan mengusir keluar Gao...tak pernah terpikir oleh Lu Tian hidupnya diselamatkan orang yg dianggapnya tak berguna dan tak terbesit dipikirannya kalau hari2nya akan hadir sosok yg jauh berbeda degan kehidupannya

Simple,klise namun entah kenapa terasa manis nikmat untuk disantap hingga credit title akhir..hubungan benci berujung cinta dua karakter berbeda dan bumbu2 permasalahan keluarga dikarakter utama seakan jd tema `basi`yg sudah ratusan ataupun ribuan kali dibuat sineas dari berbagai negara
Namun kisah cinta (remaja) tak pernah mati,selalu muncul dan muncul kembali dan berujung penilaian penonton akan film2 itu yg menjadi juri utama..Yesterday Once More memiliki poin2 kuat menjadi film yg sangat gampang diterima penonton yg haus cerita roman picisan namun sangat menyenangkan
Cinta yg mulai tumbuh dari karakter si pemarah dan si lembut benar2 ikut dirasakan si penonton (eikee) alhasil durasi 1 jam 45 menit gak kerasa..diiringi sontrek2 manis seperti tembang Hey Jude dari The Beatles membuat Yesterday Once More menjadi film romcom yg sayang buat dilewatkan

6,9/10

Panju
Labels:

Post a Comment

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.